Cara Mengatasi Penyakit Osteoartritis

Osteoarthritis merupakan salah satu permasalahan sendi yang sering dijumpai pada semua usia, terutama pada usia lanjut. Pada dasarnya, oesteoarthritis adalah penyakit dimana terjadi kerusakan lapisan tulang rawan sendi, menipis, atau hilangnya dan hal ini akan menyebabkan gesekan antara permukaan sendi saat beraktivitas dan menyebabkan rasa sakit pada sendi.

osteoartritis

7 gejala osteoarthritis adalah :

  1. Perendian terasa kaki dan nyeri apabila digerakkan
  2. Terjadi pembengkakan atau juga peradangan pada persendian
  3. Persendian yang sakit berwarna kemerahan
  4. Kelelahan yang disertai dengan rasa sakit pada persendian
  5. Kesulitan menggunakan persendian
  6. Bunyi pada setiap persendian
  7. Peruubahan bentuk tulang.

Beberapa teknik atau cara mengatasi penyakit oesteoartritis :

  1. Cara mengatasi penyakit tulang osteoarthritis dengan mengurangi gerakan atau aktivitas tertentu misalnya seperti berjalan dan berdiri lama, menurunkan berat badan.
  2. Obat anti nyeri untuk mengurangi rasa sakit dan glukosamin untuk mengubah struktur lapisan tulang rawan sendi, suntikan asam hyaluronac ke dalam sendi.
  3. Operasi
    Artoskopi
    Tindakan yang biasanya dilakukan untuk pasien pada stadium awal. Alat ini digunakan ntuk melihat langsun kerusakan sendi, dilakukan pembersihan atau debridement atau merapikan bantalan sendi yang rusak.

    Operasi Ganti Sendi (Total Joint Replacement)
    Operasi ganti sendi dilakukan agar pasien dapat melakukan aktivitas sehari-tanpa rasa nyeri.

Cara mengatasi penyakit osteoarthritis dengan melayani perbaikan dan perawatan tulang, misalnya seperti :

  1. Osteoartritis :
    - Arthroschopy/Teropong sendi
    - Arthroplasty/Operasi Ganti Sendi
  2. Osteoporosis (Tulang Keropos)
  3. Backpain (Nyeri Punggung)
  4. Bone Fracture (Patah tulang)
    - Pen
    - Protesa
    - Gips
  5. Congenital Anomali (Kelainan Bawaan)
  6. Cedera Otot, urat dan saraf (Terjepit)

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Penyakit Osteoarthritis

Penyakit osteoarthritis merupakan salah satu penyakit sendi yang sifatnyadegeneratif. Penyakit sendi ini biasanya ditandai dengan gejala tulang sendi rawan serta tulang yang berada dekat dengan posisinya kemudian munculnya pembentukan tulang baru dan juga jaringan lunak yang ada didalamnya. Penyakit osteoarthritis bisa terjadi pada pria yang usianya berada di bawah 45 tahun sedangkan pada wanita biasanya menyerang mereka yang sudah berusia diatas 55 tahun.

Penyebab dari penyakit osteoarthritis ini karena keturunan. Dan selain itu juga, suatu penelitian menunjukkan terdapatnya kaitan antara penyakit osteoarthritis dengan alergi dan infeksi yang terjadi yakni infeksi jamur. Mereka yang berprofesi dengan pekerjaan yang biasanya menyebabkan tulang mengalami penekanaan secara berulang dan berlebihan pada sendi juga mempunyai resiko dari terjadinya penyakit osteoarthritis ini muncul misalnya adalah pekerja tambang, supir bis, dan juga atlet. Cara mengobati penyakit osteoarthritis bisa dilakukan dengan terapi obat dan terapi non obat.

Cara mengobati penyakit osteoarthritis dengan terapi obat dilakukan dengan salisilat pada dosis rendah sekitar 4-6 x 500 miligram dalam sehari. Namun efek samping yang ditimbulkan dari obat ini adalah tinnitus. Obat NSAIDSs misalnya sepeprti parasetamol. Dihydrocodein dan juga dextropropoxyphene.

Cara mengobati penyakit osteoarthritis dengan gejala yang dirasa nyeri yang hebat, iasanya akan diberikan obata analgetik anti-inflamasi seperti aspirin dengan dosis tinggi sekitar 5 gram sehari, indometasin dosisnya adalah 3-4 x 25 mg dalam sehari, fenilbutason 3-4 x 100 mg sehari, asam mafenamat, flufenamik, ibuprofen, ketoprofen, ata naproksen.

Cara mengobati penyakit isteoarthritis dengan pemberian asam hialunrik dengan menyuntikkannya ke dalam sendi yang tidak merangsang dengan obat-obatan. Pemberian kortikosteroid dengan oral atau bisa juga dengan sistemik merpakan suatu bentuk kontraindikasi pada mereka yang menderita penyakit sendi degenerated, karena tulang akan mengalami pengeroposan. Diet suplemen juga bisa diberikan misalnya adalah glukosoamin dan kondroitin sulfat dengan tujuan untuk menambah batnalan sendi sehinga bisa membantu menghilangkan rasa sakit dan juga rasa sendi yang mempunyai fungsi menjadi lebih baik.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Latihan Terapi Osteoarthritis

Kalau sudah terkena nyeri sendi siapa yang tahan? Badan serasa ditusuk-tusuk jarum. Aktivitas pun jadi terganggu. Beberapa latiahn ringan akan memperingan siksa itu.

Osteoarthritis (OA) adalah suatu penyakit degeneratif yang menyerang lapisan tulang rawan sndi dan sebabkan peradangan sendi sehingga dapat meninbulkan nyeri dan kerusakan sendi. Gejala pada osteoarthritis timbul secara bertahap. Awalnya kelainan berupa nyeri dan kekakuan sendi. Sendi-sendi seperti sendi tulang belakang, panggul, lutut, sendi telapak kaki adalah bagian yang paling sering terkena osteoarthritis. Nyeri dapat bersifat ringan, sedang atau berat sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jika penyakit berlanjut, maka makin lama sendi akan makin sulit untuk digerakan dan pada akhirnya akan terhenti pada posisi tertekuk atau mengalami deformitas (perubahan struktur sendi). Osteoarthritis biasanya terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, frekuensi meningkat pada usia di atas 60 tahun. Meski tak tertutup kemungkinan bisa terjadi pada usia muda.

Salah satu terapi fisik untuk pemulihan osteoarthritis adalah senam ringan. Tujuannya untuk memperbaiki kebugaran jasmani secara umum dan memperbaiki kebugaran otot sekitar sendi yang mengalami osteoarthritis. Selain itu penderita oesteoarthritis juga melakukan latihan-latihan untuk memperkuat ototnya. Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan otot agar bisa tetap berfungsi menggerakkan sendi, mempertahankan ketahanan otot, meningkatkan kemampuan koordinasi gerakan sendi dan kemampuan luas gerak sendi, serta mencegah perburukan deformitas.

Gambar : Kedua gambar tersebut merupakan salah satu bagian dari latihan terapi osteoarthritis

Berikut ini ada beberapa latihan atau senam ringan yang dapat membantu dalam pemulihan osteoarthritis sebagai latihan terapi osteoarthritis, diantaranya adalah :

Latihan terapi osteoarthritis untuk gerakan lutut

1. Pergelangan kaki digerakan ke arah kepala

2. Satu kaki ditekuk, 1 kaki diangkat 20 cm dnegan pergelangan kaki digerakan ke arah kepala, lakukan secara bergantian

3. Pergelangan kaki digerakan ke arah kepala, lakukan secara bergantian

4. Satu kaki posisi tidak boleh berubah, angkat satu kaki sekitar 80-180 derajat dengan pergelangan kaki digerakan ke arah kepala. Lakukan secara bergantian.

Latihan terapi osteoarthritis untuk menaikkan bahu dan mengangkat dua kaki

1. Berbaringlah tengkurap pada matras dengan kaki rapat. Letakkan tangan di belakang tubuh. Lalu letakkan punggung tangan kanan Anda di telapak tangan kiri dan posisikan di atas bokong. Kencangkan otot perut dan tari tulang ekor ke dalam dan bernapaslah dengan teratur.

2. Tarik napas dan angkat bahu. Pada saat yang bersamaan, tarik tulang ekor ke depan. Biarkan kepala dan leher mengikuti gerakan bahu. Tetapi wajah tetap mengarah ke bawah. Tahan, bernapaslah normal, lalu turunkan tubuh Anda sambil membuang napas. Ulangi 4 sampai 5 kali dan diselingi dengan istirahat diantara setiap gerakan. Lama kelamaan Anda akan bisa meningkatkan jumlah gerakan sampai sepuluh kali. Dan akhiri latihan dengan gerakkan menekukkan lutut.

3. Mengangkat dua kaki: cara latihannya adalah berbaring dengan lengan disamping, telapak tangan menghadap ke atas, dan wajah pada matras menghadap samping. Kencangkan perut, tarik napas dan angkat kedua kaki secara berbarengan dari lantai mulai dari pinggul. Tahan selama beberapa saat, lalu turunkan kaki sambil membuang napas. Relaks. Ulangi empat atau lima kali (terus tingkatkan sampai sepuluh kali) dan akhiri dengan gerakan menekuk lutut.

4. Mengangkat bergantian. Latihan ini dapat dilakukan dengan cara berbaring tengkurap dengan lengan disamping, perlahan naikan kedua kaki. Lalu turunkan kaki kembali ke matras dan rileks. Putar kepala hingga wajah menghadap matras, kemudian angkat bahu, lengan tetap disamping dan telapak tangan menghadap ke atas. Tahan beberapa saat lalu turunkan dan rileks. Ulangi gerakan mengangkat bergantian sebanyak 4-5 kali, lalu lakukan gerakan menekuk lutut beberapa kali.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Osteoarthritis

Secara garis besar penyakit Osteoartritis (Artritis Degeneratif, Penyakit Sendi Degeneratif) dapat di artikan sebagai suatu kondisi yang menyebakan kekauan dan nyeri sendi akibat menipisnya tulang rawan (kartilago) sendi dan tulang di sekitarnya.

Osteoartritis bisa terjadi pada siapa saja baik itu laki-laki,perempuan dan anak-anak.Pada anak-anak Osteoartritis biasanya terjadi karena kelebihan berat badan(gemuk),anak mengalami cedera serta kekurangan Nutrisi.Hal-hal tersebut bisa mengakibatkan pertumbuhan tulang rawannya tidak sempurna dan mengalami kelainan.Pada Pria, Osteoartritis bisa terjadi pada usia muda tetapi pad umumnya penyakit ini terjadi pada usia 70 tahun keatas.

Pengapuran sendi atau yang sering disebut dengan Osteoartritis merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh penipisan dan kemunduran fungsi lapisan tulang rawan sendi. Kebanyakan Osteoartritis terjadi pada sendi lutut dan pinggul. Sampai sejauh ini tidak diketahui apa panyebab pasti dari Osteoartritis tersebut, namun diyakini bahwa Osteoartritis merupakan bagian dari proses penuaan. Faktor resiko terjadinya Osteoartritis antara lain:

1. Wanita berusia lebih dari 45 tahun

2. Overweight (kelebihan berat badan)

3. Sering melakukan aktifitas fisik yang berlebihan

4. Menderita penyakit rematik

5. Kelemahan otot paha

6. Pernah mengalami patah tulang di sekitar sendi lutut atau panggul

Meskipun biasanya timbul dari trauma, osteoarthritis sering mempengaruhi beberapa anggota keluarga yang sama, menunjukkan bahwa ada turun-temurun kerentanan kondisi ini. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa ada prevalensi yang lebih besar dari penyakit antara saudara kandung dan terutama kembar identik, yang menunjukkan dasar keturunan. Sampai dengan 60% dari kasus osteoarthritis diperkirakan akibat dari faktor genetik. Para peneliti juga menyelidiki kemungkinan alergi, infeksi, atau jamur sebagai penyebab.

Osteoarthritis terutama menyerang sendi-sendi yang mendukung berat badan yaitu pinggul, pinggan g bawah, paha, lutut dan sedndi-sendi ibu jari kaki. Selain itu, dapat juga menyerang daerah bawah leher bagian belakang dan tulang punggung (spondilosis), serta pangkal ibu jari pergelangan tangan. Osteoarthritis pada jari tangan yang ditandai dnegan benjolan kecil pada sendi antara ruas jari tangan paling ujung (distal) disebut dengan nodus heberden. Nodus heberden lebih lazim terdapat pada wanita, bersifat gentik atau diturunkan dari orang tua yang terkena osteoarhritits. Pada laki-laki dapat terjadi jika kedua orang tuanya terkena osteoarhritis.

Meski secara umum penyebab osteoahrtritis belum diketahui secara pasti, tetapi berhubungan dengan proses penuaan, berupa hasil dari faktor metabolisme, genetik, kimiawi dan mekanik. Faktor risiko lain adalah kegemukan (obesitas) dan luka kecelakaan. Penyakit ini memburuk keadaannya sejalan dengan pertambahan usia.

Selain pemeriksaan fisik atau gambaran klinis, untuk mendiagnosa osteoarhritis dapat menggunakan sinar X. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kelainan bentuk sendi, penggabungan sendi, dan timbunan tulang.

 

 

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyembuhan Osteoarthritis

Osteoartritis (OA, dikenal juga sebagai artritis degeneratif, penyakit degeneratif sendi), adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi.

Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut dengan nama kartilago biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial terletak di antara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain.

Pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri.

Osteoarthritis adalah penyakit sendi yang terbanyak memberi keluhan nyeri dan disablititas keterbatasan gerak. Di Amerika Serikta tercatat 40 juta penduduk penderita osteoarthritis, di Inggris ada sekitar 20 juta penduduk, sedangkan di Indonesia datanya masih gelap.

Osteoarthritis adalah penyakit sendi kronik, ditandai dengan degenerasi tulang rawan sndi artikuler dan tulang sekitarnya sehingga menyebabkan nyero sendi, kaku sendi dan instabilitas. Osteoarthitis menimbulkan keluhan lebh berat pada perempuan.

Awal proses terjadinya osteoarthriti memiliki dua mekanisme berbeda. Pertama, rawan sendi yang tadinya normal mengalami kerusakan akiba mendapat tekanan leih dari normal. Kedua, rawan sendinya memang abnormal. Kejadian yang pertama lebih sering daripada yang kedua.

Bila dulu perjalanan penyakit osteoarthritis adalah suatu proses degeneratif sehingga banyak dijumpai pada usia tua, saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku lagi. Peranan inflamasi dalam menimbulkan osteoarthritis sangat besar sehingga makin banyak ditemui osteoarthiritis pada usia muda. Inflamasi yang dimaksud adalah inflamasi lokal ringan yang berlangsung lama sehingga menyebabkan kerusakan pada rawan sendi.

Nyeri pada osteoarthritis yang sebagian besar berasal dari peningkatan tekanan intrameduler, mikrofraktur subkondral, osteofit, spasme otot dan kontraktur. Terjadinya proses nociception dalam sndi dan jaringan sekitarnya pada bagian sendi dan jaringan yang mengandung banyak nociceptor(kapsul sendi, ligamnet, sinovium, tulang dan bagian luar meniscus lutut) dapat menimbulkan nyeri.

Tujuan pengobatan osteoarthritis adalah menghilangkan nyeri, memelihar fungsi sendi dan pencegahan terjadinya proses desktruktif. Saat ini belum ada obat menyembuhkan osteoarthritis. Obat untuk osteoarhtiriits yang tersedia hanya untuk mengurangi nyeri, menjaga dan mempertahankan mobilitas, mencegah terjadinya gangguan fungsi, memperbaiki kualitas hidup dan mencegah terjadinya efek racun obat.

Obat osteoarthritis yang bersifat DMOA (Disease Modifying Drugs for OA) mampu mencegah dan menghambat perjalanan penyakit osteoarthritis untuk menghilangkan nyeri.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Osteoarthritis

Osteoartritis (OA) merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering terjadi pada orang lansia. Pada OA terjadi kerusakan tulang rawan (kartilago) sendi yang ditandai dengan adanya kemunduran kartilago sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri dan kekakuan sendi. Nyeri umumnya dirasakan pada saat beraktivitas, tapi pada derajat yang lebih berat nyeri dapat dirasakan terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas apa pun.

Prof DR Dr Harry Isbagio, SpPD-KR, KGer dari Divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI, dalam salah satu kesempatan menyatakan, pencegahan osteoartritis sebaiknya dimulai sejak dini dengan mengenali faktor risiko penyakit itu, kontrol berat badan, berlatih fisik secara teratur, dan menghindari penggunaan sendi secara berlebihan. Jika sudah terkena osteoartritis, penderita sebaiknya segera berobat disertai fisioterapi secara berkala.

Pencegahan osteoartritis dapat juga dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yang bergizi. Beberapa suplemen makanan diduga mampu mencegah penyakit ini, di antaranya glukosamin dan kondroitin meskipun ada berbagai penelitian yang masih meragukan efektifitasnya. Selain itu, beberapa ahli di Eropa juga mulai mencoba memberikan suplemen berupa ekstrak tanaman Rosa canina yang terbukti mampu mengurangi berbagai keluhan pasien OA.

Terapi osteoartritis

Sampai saat ini masih belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan OA hingga tuntas. Pengobatan yang diberikan dokter dalam penatalaksanaan OA umumnya ditujukan terhadap dua hal, yaitu mengatasi gejala dan memperbaiki aktivitas sehari-hari (symptom modifying effect) serta pencegahan dan perbaikan kerusakan struktur rawan sendi (structure modifying effect). Terakhir muncul pengobatan dengan menggunakan sel terapi dan stem sel dengan hasil yang cukup menjanjikan.

Rekomendasi yang diberikan para ahli dalam penanganan OA meliputi terapi farmakologis dan terapi non-farmakologis (seperti: penurunan berat badan, olahraga, edukasi). Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) merupakan salah satu terapi farmakologis yang paling sering digunakan untuk mengatasi nyeri dan peradangan yang terjadi pada pasien OA. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut sering kali memberikan efek samping yang cukup serius, seperti perdarahan saluran cerna, erosi lambung, hingga kerusakan hati dan ginjal. Beratnya efek samping yang ditimbulkan karena penggunaan jangka panjang OAINS ini membuat para ahli terus mencari alternatif terapi OA yang efektif dan aman.

Salah satu alternatif terapi dan pencegahan OA adalah dengan asupan nutrisi yang baik. Saat ini mulai berkembang pemikiran bahwa selain untuk memenuhi kebutuhan dasar tubuh, asupan nutrisi juga memegang peranan penting pada terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit degeneratif. OA merupakan salah satu penyakit degeneratif yang diyakini dapat dicegah dan diatasi dengan pemberian asupan nutrisi tertentu yang memadai. Salah satu nutrisi yang mulai banyak dicoba untuk terapi OA ini adalah ekstrak tumbuh-tumbuhan.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Osteoarthritis

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi yang terbanyak memberi keluhan nyeri dan disabilitas (keterbatasan gerak). Di Amerika Serikat tercatat 40 juta penduduk menderita OA, di Inggris ada sekitar 20 juta penduduk, sedangkan di Indonesia datanya masih gelap.

Definisi OA menurut  Prof. DR. Dr. Harry Isbagio, SpPD-KR, KGer adalah penyakit sendi kronik, ditandai denga degenerasi tulang rawan sendi artikuler dan tulang sekitarnya sehingga menyebabkan nyeri sendi, kaku sendi dan instabilitas. OA menimbulkan keluhan lebih berat pada perempuan. Awal proses terjadinya OA memiliki dua mekanisme berbeda. Pertama, rawan sendi yang tadinya normal mengalami kerusakan akibat mendapat tekanan lebih dari normal. Kedua, rawan sendinya memang abnormal. Kejadian yang pertama lebih sering daripada yang kedua.

Bila dulu perjalanan penyakit osteoarthritis adalah suatu proses degeneratif sehingga banyak dijumpai pada usia tua, saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku lagi. Dr. Zuljasri Albar, SpPD-KR menjelaskan, perjalanan penyakit OA terbaru adalah adanya inflamasi. Peranan inflamasi dalam menimbulkan OA sangat besar sehingga makin banyak ditemui OA pada usia muda. Inflamasi yang dimaksud adalah inflamasi lokal ringan yang berlangsung lama sehingga menyebabkan kerusakan pada rawan sendi.

Identifikasi sumber nyeri dan gejala OA, kata Harry Isbagio sangat penting untuk menentukan langkah pengobatan. Nyeri pada osteoarthritis yang sebagian besar berasal dari proses inflamasi, juga dapat berasal dari peningkatan tekanan intrameduler, mikrofraktur subkondral, osteofit, spasme otot dan kontraktur. Terjadinya proses nociceptoin (rangsang  serabut myelin kecil atau tanpa myelin) dalam sendi dan jaringan sekitarnya pada bagian sendi dan jaringan sekitarnya pada bagian sendi dan jaringan yang mengandung banyak nociceptor (kapsul sendi, ligament, sinovium, tulang dan bagian luar meniscus lutut) dapat menimbulkan nyeri.

Tujuan pengobatan osteoarthritis adalah menghilangkan nyeri, memelihara fungsi sendi, dan pencegahan terjadinya proses destruktif. Saat ini belum ada obat yang menyembuhkan osteoarthritis. Obat untuk OA yang tersedia hanya untuk mengurangi rasa nyeri, menjaga dan mempertahankan mobilitas, dan mencegah terjadinya efek racun obat.

Penatalaksanaan OA terdiri pengobatan non-farmakologik seperti edukasi pasien dan keluarga, fisioterapi, dan rehabilitasi, penurunan berat badan dan mobiltas lainnya. Pengobatan farmakologik meliputi penggunaan asetaminofen, OAINS tradisional dan COX-2 spesific inhibitor, opiat, tramadol, suntikan intra-artikuler glukortiroid dan viscosuplemen. Bila ada indikasi dapat dilakukan tindakan bedah.

Obat OA ada yang bersifat DMOA (Disease Modifying Drugs for OA) dan SYSDOA (System Modifying Drugs for OA). Ideal adalah DMOA karena mampu mencegah dan menghambat perjalanan penyakit OA sedangkan SYSDOA hanya untuk mengatasi nyeri. “ sayangnya saat ini beum ada obat OA yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai DMOA.”

Obat terbaru untuk osteoarthritis

Terobosan terbaru SYDOA adalh obat tropikal yang mengandung cetylated essential fatty acid-EFAC dikombinasi dengan mentol. Asam lemak diketahui memiliki zat lain dalam menekan proses inflamasi melalui inhibisi 5-lipooxygenasse dan beberapa sitokin. Sehingga kombinasi dari kandungan EFAC efektif mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi sendi dan kualitas hidup pasien OA.

Cara penggunaan EFAC hanya dengan dioleskan merata di daerah sendi yang terasa nyeri, 2-3 kali sehari. Efeknya dapat dirasakan dalam 30 menit.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Osteoarthritis Lutut

Untuk menentukan ada tidaknya pengapuran pada sendi, selain melakukan pemeriksaan fisik, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang. Misalnya saja melakukan foto rontgen. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi sendi lutut dan memperkirakan derajat kerusakan. Jika dicurgai adanya masalah pada jaringan lunak, semisal pada ligamen (urat) atau pada tendon di daerah sendi lutut, maka akan dilakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Pemeriksaan ini dapat menemukan adanya robekan atau penyakit lain, pada jaringan lunak di daerah lutut semisal otot, tendon atau ligamen. Penyebab kerusakan beragam diantaranya trauma atau infeksi.

Ada beberapa lini terapi yang digunakan untuk mengatasi pengapuran pada sendi lutut. Tahap awal biasanya diberikan obat penghilang rasa nyeri. Obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS), semisal asam mefenamat, ibuprofen dan piroksikam dapat digunakan. Efek sampingobat jenis ini terjadi gangguan lambung. Selain itu minum, dapat diberika anti nyeri yang dioleskan langsung ke kulit. Berbentuk jelly atau sprei, disemprotkan langsung di daerah kulit sekitar lutut.

Jenis AINS yang terbaru dikenal dengan COX-2 inhibitor. Efek samping obat ini terhadap saluran cerna lebih kecil dibanding dengan obat AINS biasa. Belakangan diketahui bahwa obat ini menimbulkan risiko serangan jantung dan stroke. Sehingga penggunaannya pada penderita yang memiliki risiko serangan jantung atau stroke perlu diwaspadai.

Jika pengobatan kurang mendapatkan hasil, dianjurkan untuk melakukan fisioterapi. Latihan dapat dibantu oleh ahli fisioterapi untuk mendapatkan gerakan yang normal pada lutut dan menghilangkan nyeri. Latihan yang dilakukan juga dapat meningkatkan kemampuan otot di sekitar lutut, sehingga lebih stabil dan posisi tubuh seimbang.

Terapi lain adalah dengan menyuntikan langsung obat ke sendi lutut untuk menghilangkan rasa nyeri. Efek terapi dapat bertahan hingga beberapa bulan. Dokter akan mempertimbangkan masak-masak sebelum melakukan tindakan ini, karena terlalu sering malah mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi.

Selan tindakan pengobatan yang disebutkan diatas dalam mengobati dan mengatasi osteoarthritis. Tindakan lain juga dapat diupayaakan sebagai salah satu alternatif atau pilihan dalam pengobatan osteoarhritis yakni pembedahan. Tindakan ini dilakukan sebagai alternatif terakhir pengobatan pengapuran sendi lutut atau yang dikenal sebagai osteoarthritis. Hal ini dilakukan jika pengobatan oral, fisioterapi atau suntikan ke dalam sendi lutut tidak memberikan hasil memadai. Ada beberapa jenis tindakan pembedahan yang dapat dilakukan, diantaranya :

Artoroskopi dilakukan dengan menggunakan kamera kecil yang dimasukkan ke dalam sendi. Alat ini dapat mengetahui tingkat kerusakan pada sendi lutut. Kotoran di sendi lutut dapat dibserihkan, sehingga diharapkan nyeri berkurang.

Osteotomy merupakan tindakan bedah untuk modifikasi dan memperbaiki bentuk tulang pada daerah lutut yang rusak akibat pengapuran. Caranya dengan memotong atau membuang tulang, sehingga bentuk dan arah beban terhadap sendi lutut menjadi normal atau mendekati normal. Tindakan ini dapat mengembalikan gerakan lutut dan menghilangkan nyeri. Seseorang yang sudah menjalani terapi ini , di masa depan bisa saja perlu dilakukan terapi pengganti sendi.

Artroplasti, dikenal juga dengan operasi untuk mengganti sendi lutut  (total knee replacement). Ahli bedah mengganti tulang bagian paha dan tulang tungkai bawah dengan komponen tertentu atau seluruh bagian sendi lutut diganti. Tindakan ini dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi penderita.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Osteoarthritis

Penyakit osteoarthtritis jenis rematik paling sering. Rawan sendi mengalami degeneratif dan bagian lain dari sendi berubah pula. Lama kelamaan mungkin terbentuk seperti taji pada permukaan sendi, selain terjadi peradangan dalam cairan ruang sendi. Kemungkinan sebab faktor genetik, gangguan hormon, kelainan enzim, atau pengaruh mekanik. Sendi yang waktu muda sering kena benturan akan merusak permukaannya, berakibat terjadi proses degeneratif rawan sendi.

Proses abnormal tubuh mereparasi sendiri rusaknya rawan sendi yang menimbulkan rematik osteoarthtritis atau disebut juga dengan osteoarthrosis. Sering pada usia kurang dari 45 tahun. Pria lebih banyak kena dibanding wanita.

Berbeda dengan rheumatoid arthritis yang menyerang beberapa sendi sekaligus, osteoarthritis hanya menimpa satu-dua sendi. Bisa pada sendi dimana saja. Paling sering pada sendi ruas tulang punggung.

Pengapuran pada tulang leher dan pinggang biasanya sebab osteoarthrtitis ini. Tonjolan taji yang terbentuk pada tulang bisa menekan saraf tulang belakang. Jika ini terjadi menimbulkan keluhan nyeri tidak enak di punggung, atau nyeri kepala tak sembuh-sembuh jika tumbuh di ruas tulang leher.
Nyeri sendi biasa muncul sehabis aktivitas fisik. Jika berat, sendi tak bisa bebas digerakkan. Dengan foto rontgent dapat terbaca gambaran penyakit osteoarthritis. Ruang sendi menyempit, permukaan sendi abnormal dan cairan sendi abnormal bertambah karena sendi meradang.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Osteoarthritis

Pengobatan untuk osteoarthritis harus dilakukan untuk membantu mengurangi gejala seperti nyeri. Lebih dari itu, untuk menjaga kerja persendian agar bisa leluasa bergerak. Jika nyeri dibiarkan berkepanjangan bisa memperparah kondisi, bahkan membuat ligamen, tendon, dan otot melemah dan kaku. Terapi obat-obatan biasanya diberikan untuk OA yang masih dalam tahap ringan.

Sayangnya kebanyakan pasien datang berobat sudah dalam keadaan lanjut atau grade tiga, yang umumnya memerlukan tindakan opoerasi. Karena pasien seringkali menolak operasi, akhirnya diatasi dengan penanganan OA untuk grade satu dan dua, ditambah fisioterapi. Kalau tulangnya sudah salin bersentuhan, bertemu satu sama lain, tak ada cara lain selain operasi.

Untuk OA grade satu dan dua, pengobatan dengan asam hyaluronat endogen, mengurangi kerusakan sel, menekan inflamasi dan lainnya. Suntikan hyaluronat harus diulang setiap enam bulan sekali dan harganya lumayan mahal. Hal ini sering menjadi hambatan bagi pasien, sehingga tidak patuh berobat. Padahal jika ini tidak kita lakukan, kondisi akan berlanjut semakin parah dan pasien harus menjalani operasi.

Obat-obatan untuk OA meliputi asetaminofen untuk meredakan nyeri, antiinflamasi nestoroid untuk meredakan nyeri, demam, dan bengkak. Ada pula suntikan steroid pada persediaan untuk mengurangi bengkak, suntikan hyaluronat untuk meredakan nyeri. Kadang juga perlu antideporesan dan opioid untuk mereakan nyeri yang parah. Selain obat minum, tersdia pula obat topikal atau krim yang dioleskan untuk mengurangi nyeri.

Seperti kebanyakan obat, dibalik manfaat, tentu ada efek sampingnya. Obat antiinflamasi nonsteroid  misalnya, dapat menyebabkan iritasi pada perut dan bila dikonsumsi berkepanjangan bisa mempengaruhi fungsi ginjal. Obat ini juga bisa berkaitan dengan gangguan serius pada pencernaan, termasuk tukak (luka) di usus. Lansia yang memiliki riwayat pendarahan pada pencernaan, harus hati-hati menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid.

Obat penghambat COX-2 juga sering digunakan untuk menangani OA. Obat ini membantu mengurangi peradangan yang terjadi dan lenih sedikit menyebabkan efek samping pada pencernaan, meski bisa juga menyebabkan reaksi yang tidak nyaman pada pasien. Asetaminofen adalah pereda nyeri, tetapi tidak hanya mengurangi pembengkakan. Dibandingkan antiinflamasi nonsteroid, efek samping yang ditimbulkan terhadap pencernaan, lebih sedkit. Namun, pasien dengan penyakit lever, masih mengonsumsi alkohol, atau mengonsumsi obat pengencer darah, harus berknsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Posted in Obat Osteoarthritis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment